Cara dan langkah pengukuran arus dan tegangan dengan multimeter
Multimeter digital, juga dikenal sebagai multimeter, multimeter, multimeter, atau multimeter, adalah alat ukur elektronik serbaguna yang umumnya mencakup fungsi seperti ammeter, voltmeter, ohmmeter, dll. Dibandingkan dengan multimeter penunjuk, multimeter digital banyak digunakan. karena akurasinya yang tinggi, kecepatannya yang cepat, impedansi masukan yang besar, tampilan digital, pembacaan yang akurat, kemampuan anti-interferensi yang kuat, dan otomatisasi pengukuran tingkat tinggi. Namun jika digunakan secara tidak tepat, dapat dengan mudah menyebabkan kegagalan fungsi. Izinkan redaksi Electrician's Home memperkenalkan cara dan langkah penggunaan multimeter untuk mengukur arus dan tegangan satu per satu.
1. Sebelum menggunakan multimeter, perlu dilakukan “mechanical zeroing”, artinya bila tidak ada daya terukur, penunjuk multimeter harus ditempatkan pada posisi tegangan nol atau arus nol.
2. Selama menggunakan multimeter, jangan menyentuh bagian logam pada probe dengan tangan Anda. Ini memastikan pengukuran yang akurat dan keamanan pribadi.
3. Saat mengukur jumlah listrik tertentu, tidak disarankan untuk memindahkan gigi secara bersamaan, terutama saat mengukur tegangan tinggi atau arus tinggi. Jika tidak, multimeter akan rusak. Jika Anda perlu memindahkan gigi, lepaskan probe terlebih dahulu lalu ukur setelah memindahkan gigi.
Langkah-langkah mengukur arus dan tegangan menggunakan multimeter
1. Pilih rentangnya. Rentang tegangan DC multimeter ditandai dengan "V" dan memiliki lima rentang: 2,5 volt, 10 volt, 50 volt, 250 volt, dan 500 volt. Pilih rentang berdasarkan tegangan catu daya di sirkuit. Karena tegangan catu daya pada rangkaian hanya 3 volt, maka dipilih kisaran 10 volt. Jika level tegangan tidak jelas, rentang tegangan tertinggi harus digunakan untuk pengukuran terlebih dahulu, dan secara bertahap beralih ke rentang tegangan yang lebih rendah.
2. Metode pengukuran. Multimeter harus dihubungkan secara paralel dengan rangkaian yang diuji. Pena merah harus dihubungkan ke terminal positif dari rangkaian yang diuji dan catu daya, dan pena hitam harus dihubungkan ke terminal negatif dari rangkaian yang diuji dan catu daya.
3. Baca dengan benar. Amati dengan cermat dial, garis skala level tegangan DC adalah garis skala kedua. Bila menggunakan level 10V, nilai tegangan terukur dapat langsung dibaca menggunakan angka baris ketiga di bawah garis skala. Perhatikan bacaannya, dan garis pandang Anda harus menghadap penunjuk.






