Pengukuran Kuantitas Mikroba - Metode Penghitungan Langsung Mikroskopis!
Pertumbuhan populasi bakteri ditandai dengan bertambahnya jumlah sel atau bertambahnya materi seluler. Ada beberapa metode untuk mengukur jumlah sel, antara lain penghitungan mikroskopis langsung, penghitungan pelat, turbometri dengan spektrofotometer, bilangan MPN yang paling mungkin, dan filtrasi membran. Cara mengukur zat seluler antara lain mengukur berat kering sel, mengukur kandungan komponen sel tertentu seperti nitrogen, RNA dan DNA, serta mengukur produk metabolisme. Singkatnya, ada banyak metode untuk mengukur pertumbuhan mikroba, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri, dan pemilihannya harus didasarkan pada persyaratan spesifik dalam pekerjaan tersebut. Eksperimen ini terutama memperkenalkan metode penghitungan langsung mikroskop yang umum digunakan dalam produksi dan penelitian ilmiah.
Persyaratan tujuan
1. Memperjelas prinsip penggunaan papan hitung sel darah untuk menghitung.
2. Kuasai metode penggunaan papan hitung sel darah untuk penghitungan mikroba.
2, Prinsip Dasar
Metode penghitungan langsung mikroskopis adalah metode sederhana, cepat, dan intuitif yang menghitung langsung sejumlah kecil suspensi suatu sampel di bawah mikroskop dengan meletakkannya pada kaca objek khusus dengan luas dan volume tertentu (disebut juga penghitung bakteri). Saat ini, alat penghitung bakteri yang umum digunakan di dalam dan luar negeri antara lain pelat penghitung sel darah, alat penghitung bakteri Peteroff Hauser, dan alat penghitung bakteri Hawksley, yang semuanya dapat digunakan untuk menghitung suspensi ragi, bakteri, spora jamur, dll., dengan prinsip dasar yang sama. Dua jenis penghitung bakteri terakhir memiliki volume total {{0}}.02mm3 setelah ditutup dengan kaca penutup, dan jarak antara kaca penutup dan slide pembawa hanya 0,02mm. Oleh karena itu, tujuan perendaman minyak dapat digunakan untuk mengamati dan menghitung sel yang lebih kecil seperti bakteri. Selain menggunakan penghitung bakteri tersebut, juga terdapat metode estimasi dengan mengamati langsung perbandingan luas apusan terhadap luas lapangan di bawah mikroskop, yang umumnya digunakan untuk pemeriksaan bakteriologis susu. Keuntungan penghitungan langsung dengan mikroskop adalah intuitif, cepat, dan mudah dioperasikan. Namun kelemahan metode ini adalah hasil yang diukur biasanya berupa penjumlahan sel mati dan sel hidup. Saat ini, terdapat beberapa metode yang dapat mengatasi kelemahan tersebut, seperti menggabungkan kultur ruang pewarnaan sel hidup (waktu singkat) dan menambahkan penghambat pembelahan sel untuk mencapai tujuan hanya menghitung sel hidup.
Menggunakan papan hitung sel darah sebagai contoh penghitungan langsung di bawah mikroskop. Metode penggunaan dua penghitung bakteri lainnya dapat ditemukan di manual berbagai produsen. Penghitungan langsung di bawah mikroskop menggunakan pelat hitung sel darah merupakan metode yang umum digunakan untuk penghitungan mikroba. Papan hitung adalah slide kaca yang dibuat khusus dengan empat alur yang membentuk tiga platform di atasnya; Platform yang lebih luas di tengah dibagi menjadi dua bagian oleh alur horizontal pendek, dan terdapat kisi-kisi di setiap sisi platform. Setiap kotak dibagi menjadi sembilan kotak besar, dan kotak besar di tengahnya adalah ruang hitung. Struktur pelat penghitung sel darah ditunjukkan pada Gambar l{{0}}. Skala ruang hitung umumnya mempunyai dua spesifikasi. Salah satunya adalah sebuah kotak besar dibagi menjadi 25 kotak tengah, dan masing-masing kotak dibagi lagi menjadi 16 kotak kecil (Gambar 15-2); Cara lainnya adalah dengan membagi sebuah kotak besar menjadi 16 kotak tengah, dan setiap kotak dibagi lagi menjadi 25 kotak kecil. Namun, berapa pun ukuran papan hitungnya, terdapat 400 kotak kecil di setiap kotak besar. Jika panjang sisi setiap persegi adalah 1 mm, maka luas setiap persegi besar adalah lmm2. Setelah ditutup dengan kaca penutup, tinggi antara kaca penutup dan kaca objek adalah 0,1 mm, sehingga volume ruang hitung adalah 0,1 mm3 (seperseribu mililiter). Gambar 15-1 Struktur Papan Penghitung Sel Darah (I) Gambar 15-2 Struktur Papan Penghitung Sel Darah (II) Tampak Depan; B. Tampilan bagian vertikal; Kotak yang diperbesar memiliki kotak besar di tengahnya sebagai ruang hitung 1. Papan hitung sel darah; 2. Kaca penutup; Pada saat menghitung di ruang hitung, jumlah total bakteri biasanya dihitung sebanyak lima kotak, kemudian diperoleh nilai rata-rata setiap kotak, dikalikan dengan 25 atau 16 sehingga diperoleh jumlah total bakteri dalam satu kotak besar, yang kemudian diubah menjadi jumlah bakteri total dalam larutan bakteri lml. Dengan asumsi jumlah total bakteri dalam lima kotak persegi adalah A dan faktor pengenceran larutan bakteri adalah B. Jika terdapat 25 pelat hitung dalam kotak persegi, jumlah total bakteri dalam 1mL larutan bakteri adalah A/5 × 25 × 104 × B=50000A · B. Demikian pula, jika ada 16 pelat hitung dalam kotak persegi, jumlah total bakteri dalam 1mL larutan bakteri adalah A/5 × 16 × 104 × B=32000A · B
