Apa perbedaan antara radiasi pengion dan radiasi elektromagnetik?
Dalam fisika, radiasi dianggap sebagai proses di mana partikel atau gelombang energik merambat di ruang angkasa. Karena perbedaan energi radiasi itu sendiri, maka mekanisme reaksi interaksinya dengan materi juga berbeda. Kita sering mengklasifikasikan radiasi menjadi dua jenis: radiasi pengion dan radiasi non pengion. Biasanya radiasi non pengion disebut juga radiasi elektromagnetik.
Radiasi pengion adalah radiasi yang mengionisasi materi ketika energi berdifusi keluar dalam bentuk gelombang atau partikel elektromagnetik dan berinteraksi langsung atau tidak langsung dengannya.
Jenis utama radiasi pengion termasuk sinar alfa, sinar beta, sinar X, sinar gamma, dan radiasi neutron. Sinar-X dan sinar gamma merupakan gelombang elektromagnetik, namun karena energinya yang tinggi maka masuk dalam kategori radiasi pengion.
Radiasi pengion dibagi menjadi radiasi alami dan buatan.
Radiasi alami mengacu pada sinar kosmik dari luar angkasa, serta radioaktivitas alami yang ada di udara, air, tanah, batu, makanan, dan lingkungan alam lainnya.
Radiasi buatan telah banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti diagnosis sinar-X medis, kedokteran nuklir, radioterapi tumor, radiologi intervensi, dan aplikasi diagnosis dan pengobatan radiasi lainnya; Pengujian non destruktif seperti pembangkit listrik tenaga nuklir dan pengujian industri pada pembangkit listrik tenaga nuklir industri, pengendalian kualitas, kepadatan, kadar air, kadar bahan, dan ketebalan dalam sistem pengukuran nuklir, survei radioaktif terhadap kondisi geologi dan hidrologi seperti penebangan minyak, pemrosesan radiasi , dll; Modifikasi radiasi, pemuliaan radiasi, desinfeksi radiasi, pelestarian radiasi dan teknologi pengolahan radiasi lainnya di bidang pertanian; Senjata nuklir militer, kapal selam, dll.
Radiasi elektromagnetik adalah fenomena dimana energi dipancarkan dari suatu sumber ke ruang angkasa dalam bentuk gelombang elektromagnetik dan merambat di ruang angkasa. Jenis radiasi ini umumnya dihasilkan oleh pergerakan muatan. Berbeda dengan radiasi pengion, radiasi elektromagnetik sebenarnya bisa dilihat setiap hari. Misalnya, gelombang radio, gelombang mikro, dan lampu inframerah semuanya termasuk dalam radiasi elektromagnetik. Dalam hal ini, jika dimanfaatkan dengan baik, radiasi elektromagnetik memainkan peran yang sangat penting dalam kehidupan kita.
Perlindungan terhadap radiasi pengion: terutama dengan memperpendek waktu paparan, meningkatkan jarak dari sumbernya, menggunakan bahan pelindung untuk mengurangi paparan, dan mencegah penghirupan dan konsumsi zat radioaktif. Berbagai jenis bahan dan metode pelindung digunakan untuk sinar yang berbeda.
Perlindungan radiasi elektromagnetik: Berbagai peralatan rumah tangga, peralatan kantor, telepon seluler, dll. harus dihindari sebisa mungkin dari pengoperasian jangka panjang, dan sebisa mungkin beberapa peralatan rumah tangga harus digunakan secara bersamaan. Perhatian harus diberikan untuk berangkat setidaknya sekali dalam satu jam. Dalam pola makan sehari-hari, seseorang harus lebih banyak mengonsumsi makanan yang kaya vitamin A, C, dan protein seperti wortel, tomat, rumput laut, daging tanpa lemak, dan hati hewan untuk meningkatkan kemampuan tubuh dalam melawan radiasi elektromagnetik.






