Penggunaan dan Pemeliharaan Detektor Gas Mudah Terbakar
Sebagian besar gas yang mudah terbakar, beracun, dan berbahaya dalam detektor gas memiliki aktivitas elektrokimia dan dapat teroksidasi atau direduksi secara elektrokimia. Dengan memanfaatkan reaksi tersebut, komposisi gas dapat dibedakan dan konsentrasi gas dapat dideteksi. Sensor gas elektrokimia dibagi menjadi banyak subkategori:
(1) Prinsip detektor gas tipe baterai asli (juga dikenal sebagai sensor gas tipe baterai Gavoni, sensor gas tipe sel bahan bakar, atau sensor gas tipe baterai spontan) sama dengan baterai kering yang kami gunakan, kecuali karbonnya elektroda mangan baterai diganti dengan elektroda gas. Mengambil sensor oksigen sebagai contoh, oksigen direduksi di katoda, dan elektron mengalir melalui ammeter ke anoda, tempat logam timbal teroksidasi. Besarnya arus berhubungan langsung dengan konsentrasi oksigen. Sensor jenis ini bisa
(2) Detektor gas tipe sel elektrolitik potensial konstan, sensor ini sangat efektif untuk mendeteksi gas pereduksi. Prinsipnya berbeda dengan
sensor jenis baterai asli, dan reaksi elektrokimia terjadi di bawah kekuatan arus. Ini adalah sensor analisis Coulomb yang sebenarnya. Sensor jenis ini telah berhasil digunakan dalam mendeteksi gas seperti karbon monoksida, hidrogen sulfida, hidrogen, amonia, razin, dll. Saat ini sensor ini menjadi sensor utama untuk mendeteksi gas beracun dan berbahaya.
(3) Detektor gas jenis baterai konsentrasi, dengan gas aktif elektrokimia di kedua sisi sel elektrokimia, akan
secara spontan membentuk konsentrasi gaya gerak listrik. Besarnya gaya gerak listrik berhubungan dengan konsentrasi gas. Contoh sukses dari sensor tersebut adalah sensor oksigen untuk mobil dan sensor karbon dioksida jenis elektrolit padat.
(4) Detektor gas tipe arus batas memiliki sensor untuk mengukur konsentrasi oksigen, yang menggunakan prinsip bahwa arus batas dalam sel elektrokimia berhubungan dengan konsentrasi pembawa untuk menyiapkan sensor konsentrasi oksigen (gas) untuk deteksi oksigen di mobil dan deteksi konsentrasi oksigen dalam baja cair.






