Untuk mengukur resistansi isolasi suatu kawat atau peralatan listrik, gunakan multimeter.
Kebocoran kawat yang disebut sebenarnya menunjukkan bahwa resistansi isolasi kawat atau peralatan listrik tidak dapat memenuhi kondisi kerja normal karena berbagai alasan, sehingga menghasilkan resistansi yang sangat kecil antara kawat berinsulasi dan tanah. Untuk beberapa kasus di mana nilai resistansi insulasi nol, yang terjadi bukan sekadar kebocoran, melainkan korsleting.
Di sini, saya akan mempopulerkan konsep resistansi isolasi; Yang disebut isolasi mengacu pada penggunaan zat yang relatif non-konduktif untuk mengisolasi atau merangkum benda bermuatan itu sendiri atau benda bermuatan dengan tingkat tegangan berbeda satu sama lain. Fungsi isolasi; Pastikan pengoperasian peralatan listrik dan saluran listrik dengan aman untuk mencegah terjadinya kecelakaan sengatan listrik.
Pengertian tahanan isolasi adalah :; Nilai resistansi lapisan isolasi peralatan listrik di bawah pengaruh tegangan DC. Tidak ada zat “isolasi” yang mutlak di dunia. Jika tegangan arus searah diberikan pada kedua ujung bahan isolasi, maka akan selalu ada arus yang melewati medium, hanya tegangannya yang tinggi atau rendah. Arus dielektrik dibagi lagi menjadi arus bocor (arus bocor, arus kapasitansi polarisasi).
Sederhananya, kebocoran arus grounding pada kabel berhubungan dengan faktor-faktor seperti kelembaban dan penuaan bahan insulasi. Besarnya arus bocor berhubungan dengan tegangan yang diberikan, dan semakin tinggi tegangan maka semakin besar pula arus bocornya. Kurva volt amperenya tidak berhubungan linier.
Multimeter digital dan multimeter penunjuk biasanya digunakan sebagai alat ukur bantu oleh ahli listrik. Sebenarnya, multimeter tidak dapat mengukur nilai kebocoran kabel. Padahal, dengan menggunakan multimeter hanya dapat mengetahui terlebih dahulu apakah peralatan atau motor listrik rumah tangga sudah menyala dan apakah ada kebocoran pada casingnya. Saat ini, multimeter setara dengan pena uji.
Megohmmeter harus digunakan untuk mengukur apakah ada kebocoran pada kabel atau peralatan listrik. Biasa digunakan
Ada beberapa jenis megohmmeter yang tersedia, antara lain 250V, 500V, dan 1000V. Selama megohmmeter diguncang dengan kecepatan 120 putaran per menit dan resistansi insulasinya lebih besar dari atau lebih besar dari 0,5M Ω, resistansi insulasi pada dasarnya dianggap memenuhi syarat dan dapat digunakan dengan percaya diri.
Jangan berpikir bahwa multimeter itu mahakuasa. Multimeter tipikal menggunakan baterai 1,5V dan 9V yang ditumpuk di dalamnya. Tidak mungkin mengukur resistansi insulasi saluran listrik AC atau peralatan listrik satu fasa 220V atau tiga fasa 380V.
Bila kondisi tidak memungkinkan, penggunaan multimeter dengan resistansi tinggi dapat menentukan terlebih dahulu resistansi isolasi kabel atau peralatan listrik, namun cara ini tidak disarankan untuk digunakan. Mengukur grounding suatu rangkaian atau mengukur resistansi grounding dengan multimeter juga merupakan pengukuran penilaian awal. Pengukuran tahanan pentanahan sebenarnya harus dilakukan dengan menggunakan jembatan berlengan tunggal atau berlengan ganda.






