Prinsip dan standar hidup dan mati multimeter
Mode on-off merupakan mode pengukuran yang dimiliki hampir semua multimeter, digunakan untuk mengukur kontinuitas (hubungan pendek) suatu rangkaian. Biasanya dipasangkan dengan buzzer dan lampu LED. Ketika buzzer berbunyi atau lampu LED menyala, hal ini menandakan bahwa rangkaian bersifat konduktif. Seperti terlihat pada gambar, simbol di dalam kotak merah adalah rentang hidup/mati multimeter.
Prinsip mode on-off
Saat multimeter diputar ke posisi on/off, rangkaian internal yang dihubungkan adalah: probe hitam dihubungkan ke terminal negatif baterai internal, terminal positif baterai dihubungkan ke resistor dengan resistansi yang sangat rendah. nilainya, dan ujung resistor yang lain dihubungkan ke probe merah. Sirkuit bip internal memperoleh sinyal pemicu dari resistor. Jika dua probe mengalami hubungan pendek atau resistansi di antara keduanya kecil, tegangan pada resistor pemicu di dalam meteran akan lebih tinggi, sehingga memicu bunyi bip. Jika resistansi antara dua probe tinggi, pembagian tegangan resistor pemicu internal secara seri akan kecil, dan tidak akan memicu bunyi bip.
Standar untuk mode hidup-mati
Definisi umum adalah bahwa 80 ohm atau kurang bersifat konduktif, jika tidak maka non-konduktif. Artinya, sambungkan probe merah dan hitam multimeter ke kedua sisi rangkaian. Jika resistansi rangkaian ini kurang dari 80 ohm, multimeter akan mengeluarkan bunyi dan menganggap rangkaian ini konduktif.






