Tujuh faktor penting yang perlu dipertimbangkan saat mengkalibrasi meja penjepit:
1. Jam tangan penjepit tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran.
Desain ukuran rahang membuat proses kalibrasi agak sulit dan memerlukan pemilihan peralatan kalibrasi yang sesuai.
2. Kebanyakan jam tangan penjepit saat ini multifungsi.
Kecuali arus, sebagian besar meter penjepit umumnya dapat mengukur tegangan, kontinuitas, dan fungsi digital umum lainnya.
Tidak semua kalibrator kompeten dalam pekerjaannya.
Ketika keluarannya tinggi, banyak kalibrator membatasi keluaran arus besar secara terus menerus. Selain itu, Anda harus menggunakan kalibrator dengan akurasi yang memadai dan tegangan yang sesuai untuk menggerakkan koil. Fluke menggunakan teknologi "L-COMP" (kompensasi induksi) untuk meningkatkan tegangan kepatuhan untuk menggerakkan beban.
Induktansi kumparan dapat menyebabkan gangguan, sehingga penting untuk menghindari penggunaan sumber arus yang tidak dirancang untuk kumparan arus. Transien saat menghidupkan dan mematikan arus dapat menyebabkan sumber arus terputus.
4. Belitan (jumlah lilitan) dan jangkauan kumparan arus sangat penting.
Jumlah lilitan kumparan yang digunakan harus cukup untuk menguji seluruh rentang arus penjepit arus. Gulungan kumparan menentukan besarnya arus. Misalnya, ketika kalibrator 50 putaran dan mengeluarkan arus 20 A, maka arus yang lebih tinggi yaitu 1000 A akan muncul pada meteran penjepit.
5. Jangan abaikan lampiran.
Beberapa pengukur penjepit mungkin dilengkapi dengan probe arus fleksibel, seperti Fluke iFlex, yang harus dikalibrasi bersama dengan pengukur penjepit.
6. Arus yang tinggi akan menghasilkan panas.
Desain kumparan arus harus mampu membuang panas sebanyak-banyaknya. Kumparan biasanya memiliki indikator waktu pengoperasian maksimum pada arus yang lebih tinggi.
7. Positioning sangat penting.
Saat menyelaraskan meteran penjepit dengan kumparan arus, perhatian harus diberikan pada medan nyasar penjepit arus dan sensitivitas posisi. Hindari medan interferensi dari perangkat lain dan kabel arus. Perhatikan tanda pelurusan pada meja penjepit. Sejajarkan sumbu meja penjepit sejajar dengan sumbu kumparan, dan sejajarkan bidang penjepit tegak lurus dengan kawat kumparan.
(4) Untuk transistor dengan polaritas atau urutan susunan pin yang tidak diketahui, elektroda transistor dapat diidentifikasi dan ditentukan dengan beberapa perubahan pin pada roda gigi hfe transistor.
(5) Kalibrasi.
Multimeter digital harus dikalibrasi secara teratur, dan instrumen digital dengan presisi serupa atau lebih tinggi harus dipilih untuk kalibrasi. Kalibrasi harus dilakukan dengan urutan pertama kalibrasi roda gigi DC, kemudian kalibrasi roda gigi AC, dan terakhir kalibrasi roda gigi kapasitor.
Multimeter digital sering kali menggunakan baterai bertumpuk 9V, yang biasanya perlu diganti setelah beberapa bulan digunakan. Sarankan untuk membeli baterai isi ulang 9V sebagai penggantinya. Model baterai isi ulang nikel kadmium ini adalah GP-15F8K. Ini persis sama dengan baterai bertumpuk 9V biasa.
