Peran catu daya mode sakelar y Kapasitor

Sep 09, 2024

Tinggalkan pesan

Peran catu daya mode sakelar y Kapasitor

 

Kapasitor Y digunakan untuk pemfilteran mode umum, yang dihubungkan antara L dan ground atau N dan ground untuk menyaring sinyal mode umum dari L ke ground atau N ke ground. (Kapasitor Y biasanya digunakan secara simetris) Keduanya merupakan kapasitor pengaman


Pada ujung masukan catu daya AC, umumnya perlu menambahkan tiga kapasitor pengaman untuk menekan interferensi yang dilakukan EMI.


Input daya AC dibagi menjadi tiga terminal: kabel hidup (L)/kabel netral (N)/kabel ground (G). Kapasitor yang dihubungkan secara paralel antara kabel hidup dan kabel ground, serta antara kabel netral dan kabel ground, umumnya disebut kapasitor Y. Posisi sambungan kedua kapasitor Y ini sangat penting dan harus mematuhi standar keselamatan yang relevan untuk mencegah kebocoran perangkat elektronik atau elektrifikasi sasis, yang dapat dengan mudah membahayakan keselamatan dan nyawa pribadi. Semuanya termasuk dalam kapasitor pengaman, sehingga nilai kapasitansinya tidak boleh terlalu besar, dan tegangan penahannya harus tinggi. Secara umum, mesin yang bekerja di daerah subtropis memerlukan arus kebocoran tanah tidak melebihi {{0}}.7mA; Bekerja pada mesin beriklim sedang, arus kebocoran tanah harus tidak melebihi 0,35mA. Oleh karena itu, kapasitas total kapasitor Y umumnya tidak boleh melebihi 4700PF (472).


Catatan khusus: Sebagai kapasitor pengaman, kapasitor Y harus mendapatkan sertifikasi dari lembaga penguji keselamatan. Tampilan kapasitor Y sebagian besar berwarna oranye atau biru, biasanya ditandai dengan tanda sertifikasi keselamatan (seperti UL, CSA, dll) dan tulisan "menahan tegangan AC250V atau AC275V". Namun, tegangan penahan DC sebenarnya lebih dari 5000V. Harus ditekankan bahwa kapasitor biasa dengan tegangan ketahanan nominal AC250V atau DC400V tidak boleh digunakan sebagai pengganti kapasitor Y.


Kapasitor yang dihubungkan secara paralel antara saluran penekan hidup dan netral umumnya disebut sebagai kapasitor X. Karena lokasi sambungan kapasitor yang kritis, maka harus mematuhi standar keselamatan yang relevan. Kapasitor X juga merupakan salah satu kapasitor pengaman. Sesuai dengan kebutuhan sebenarnya, kapasitansi kapasitor X diperbolehkan lebih besar dari kapasitansi kapasitor Y, namun resistor pengaman harus dihubungkan secara paralel di kedua ujung kapasitor X untuk mencegah steker kabel listrik terisi daya selama a lama akibat proses pengisian dan pengosongan kapasitor pada saat mencabut atau mencabut kabel listrik. Menurut standar keselamatan, ketika kabel listrik dari mesin yang berfungsi dicabut, tegangan (atau potensial ground) di kedua ujung steker kabel listrik harus kurang dari 30% dari tegangan kerja pengenal asli dalam waktu dua detik.


Sebagai salah satu kapasitor pengaman, kapasitor X juga memerlukan sertifikasi dari lembaga penguji keamanan. Kapasitor X umumnya ditandai dengan tanda sertifikasi keselamatan dan tulisan "menahan tegangan AC250V atau AC275V". Namun, tegangan penahan DC sebenarnya dapat mencapai 2000V atau lebih. Saat menggunakannya, jangan gunakan kapasitor biasa dengan tegangan ketahanan nominal AC250V atau DC400V sebagai pengganti.


Biasanya kapasitor X sebagian besar terbuat dari kapasitor film poliester dengan arus riak yang tinggi. Kapasitor jenis ini memiliki volume yang besar, tetapi juga memungkinkan arus yang besar untuk pengisian dan pengosongan seketika, sedangkan resistansi internalnya juga kecil. Indikator arus riak pada kapasitor biasa sangat rendah, dan resistansi internal dinamisnya tinggi. Mengganti kapasitor X dengan kapasitor biasa tidak hanya gagal memenuhi standar ketahanan tegangan kapasitor, tetapi juga mempersulit pemenuhan persyaratan indeks arus riak.

 

Switch Bench Power Source

Kirim permintaan