Komponen utama switching catu daya

Sep 07, 2024

Tinggalkan pesan

Komponen utama switching catu daya

 

1. Filter jaringan masukan: menghilangkan gangguan dari jaringan, seperti penyalaan motor, sakelar listrik, sambaran petir, dll., sekaligus mencegah kebisingan frekuensi tinggi yang dihasilkan oleh pengalihan pasokan daya agar tidak menyebar ke jaringan.


2. Filter penyearah masukan: Memperbaiki dan memfilter tegangan masukan jaringan listrik untuk menyediakan tegangan DC untuk konverter.


3. Inverter: Ini adalah komponen penting dari catu daya switching. Ini mengubah tegangan DC menjadi tegangan AC frekuensi tinggi dan berfungsi untuk mengisolasi bagian keluaran dari jaringan listrik masukan.


4. Filter penyearah keluaran: Memperbaiki dan menyaring keluaran tegangan AC frekuensi tinggi oleh konverter untuk mendapatkan tegangan DC yang diperlukan, sekaligus mencegah kebisingan frekuensi tinggi mengganggu beban.


5. Rangkaian kontrol: mendeteksi tegangan DC keluaran, membandingkannya dengan tegangan referensi, dan memperkuatnya. Memodulasi lebar pulsa osilator untuk mengontrol konverter dan menjaga tegangan keluaran stabil.


6. Sirkuit proteksi: Ketika catu daya switching mengalami korsleting tegangan lebih atau arus lebih, sirkuit proteksi menghentikan kerja catu daya switching untuk melindungi beban dan catu daya itu sendiri.


Peralihan catu daya memperbaiki arus bolak-balik menjadi arus searah, kemudian membalikkan arus searah menjadi arus bolak-balik, dan akhirnya menyearahkan dan mengeluarkan tegangan arus searah yang diperlukan. Dengan cara ini, catu daya switching menghilangkan transformator dan rangkaian umpan balik tegangan pada catu daya linier. Rangkaian inverter pada catu daya switching sepenuhnya disesuaikan secara digital, yang juga dapat mencapai akurasi penyesuaian yang sangat tinggi.


Prinsip kerja utama dari catu daya switching adalah bahwa tabung Mos di jembatan atas dan bawah melakukan konduksi bergantian. Pertama, arus mengalir melalui tabung Mos di jembatan atas, dan fungsi penyimpanan kumparan digunakan untuk mengumpulkan energi listrik di dalam kumparan. Terakhir, tabung Mos di jembatan atas dimatikan dan tabung Mos di jembatan bawah dihidupkan, dan kumparan serta kapasitor terus menyuplai daya ke luar. Kemudian tutup tabung Mos jembatan bawah dan buka jembatan atas agar arus bisa masuk, dan ulangi proses ini. Karena tabung Mos perlu dinyalakan dan dimatikan secara bergantian maka disebut switching power supply.

 

adjustable power supply

Kirim permintaan