+86-18822802390

Cara menggunakan multimeter untuk pengujian tahanan tanah

Jun 14, 2024

Cara menggunakan multimeter untuk pengujian tahanan tanah

 

Biasanya, untuk menguji tahanan pentanahan, badan pentanahan perlu dikubur dan dikeluarkan dari permukaan pentanahan agar instrumen dan peralatan dapat dibumikan dengan andal. Untuk memastikan bahwa resistansi pentanahan memenuhi persyaratan, biasanya diperlukan penguji resistansi pentanahan khusus, seperti penguji resistansi pentanahan Gongli 4105A Jepang/penguji resistansi pentanahan Gongli 4102A, untuk pengukuran. Alternatifnya, gunakan alat penguji ketahanan grounding tipe penjepit yang lebih mahal.


Namun dalam penggunaannya, penguji ketahanan grounding khusus mahal dan tidak nyaman untuk dibeli. Bisakah multimeter digunakan untuk mengukur resistansi grounding? Penulis melakukan percobaan pada ketahanan pentanahan berbagai jenis tanah menggunakan multimeter, dan membandingkan data yang diukur dengan multimeter dengan data yang diukur dengan alat penguji ketahanan pentanahan khusus. Keduanya sangat dekat. Metode pengukuran spesifiknya adalah sebagai berikut:


Temukan dua buah baja bulat berukuran panjang 8mm dan 1m, pertajam salah satu ujungnya sebagai batang uji bantu, dan masukkan ke dalam tanah pada jarak 5m di kedua sisi badan grounding A yang akan diuji. Kedalamannya setidaknya harus 0,6m, dan ketiganya harus dijaga dalam satu garis lurus.


Di sini, A adalah badan grounding yang akan diuji, dan B dan C adalah batang uji tambahan


Kemudian gunakan multimeter (roda gigi R*1) untuk mengukur A dan B; Nilai resistansi antara A dan C yang dilambangkan dengan RAB, RAC, dan RBC, dapat dihitung untuk menentukan nilai resistansi pentanahan pada badan pentanahan A.


Karena tahanan pentanahan mengacu pada tahanan kontak antara badan pentanahan dan tanah. Misalkan resistansi pentanahan A, B, dan C masing-masing adalah RA, RB, dan RC. Maka tahanan tanah antara A dan B adalah RX, karena jarak antara AC dan AB sama, maka tahanan tanah antara A dan C juga bisa menjadi RX; Karena BC=2AB, tahanan tanah antara B dan C kira-kira 2RX, maka:

RAB=RA+RB+RX……

① RAC=RA+RC+RX......

② RBC=RB+RC+2RX......

③ Menggabungkan ①+② - ③ menghasilkan: RA=(RAB+RAC-RBC)/2

④ Rumusnya untuk menghitung resistansi pentanahan.


Contoh pengukuran sebenarnya: Data benda pembumian tertentu yang diukur hari ini adalah sebagai berikut: RAB=8.4 Å, RAC=9.3∩,RBC=10.5∩. Kemudian:

RA=(8.4+9.3-10.5)/2=3.6 (Å)


Jadi, nilai tahanan pentanahan benda pentanahan A yang diuji adalah 3,6 Å.


Perlu dicatat bahwa sebelum pengukuran, badan pembumian A, B, dan C perlu diampelas dan dipoles dengan amplas untuk meminimalkan resistansi kontak antara probe dan badan pembumian, untuk mengurangi kesalahan.

 

Multimter

Kirim permintaan