Bagaimana cara mengukur kerataan dan vertikalitas dengan penggaris? Bisakah penggaris mengukur kemiringan
Cara mengukur kerataan dan vertikalitas dengan penggaris
Penggaris merupakan alat ukur yang biasa digunakan untuk mengukur kerataan, vertikalitas, dan kerataan tanah pada dinding. Penggunaan penggaris bervariasi tergantung pada kebutuhan pengukuran:
1. Mengukur vertikalitas dengan penggaris
Pegang penggaris berukuran 2m di tengahnya dan letakkan di dinding yang tingginya sama dengan pinggang Anda (jika tinggi dinding kurang dari 2m, gunakan penggaris 1m untuk mengukur). Jika kaki atau lapisan bawah dinding belum sepenuhnya selesai, maka harus diperpanjang ke atas hingga ketinggian yang sama; Sesuai dengan pembacaan yang ditentukan yang ditampilkan pada alat skala (bila menggunakan penggaris 2m, ambil pembacaan atas, dan bila menggunakan penggaris 1m, ambil pembacaan bawah).
Vertikalitas sudut dalam dan luar juga harus diuji: saat menguji sudut luar, jarak antara penggaris pengukur dan sudut luar harus tidak melebihi 50mm; Saat mendeteksi sudut dalam, jarak antara penggaris pengukur dan sudut dalam tidak boleh melebihi 100mm
2. Mengukur kerataan dengan penggaris
(1) Ukur kerataan permukaan dinding: Sisi penggaris harus dekat dengan permukaan yang diukur, dan ukuran celah harus diukur menggunakan alat pengukur berbentuk baji. Tiga titik harus diuji pada setiap titik, yaitu satu titik vertikal, dan satu titik harus bersilangan 45 derajat ke kiri dan ke kanan pada posisi semula. Nilai rata-rata dari ketiga poin tersebut harus diambil. Pembacaan nilai kerataan yang benar ditentukan dengan memasukkan alat pengukur rasa berbentuk baji ke dalam celah maksimum. Namun, jika tangan diletakkan di tengah pelat penggaris atau kedua tangan diletakkan pada 1/3 dari kedua ujungnya untuk pengujian, pembacaan maksimum harus ditemukan dalam jarak 100mm dari ujungnya. Selain itu, jika tangan diletakkan pada salah satu ujung penggaris pengukur untuk pengujian, maka kerataan ujung yang lain harus diukur, dan 1/2 nilainya harus diambil sebagai hasil pengukuran sebenarnya.
(2) Pengukuran kerataan tanah: Dalam pengujian kerataan tanah cara dasarnya sama dengan pengujian kerataan dinding, namun tetap harus diuji pada tiga titik pada setiap titik, yaitu satu titik lurus dan satu titik bersilangan 45 derajat. kiri dan kanan pada posisi semula, dan harus diambil nilai rata-rata ketiga titik tersebut. Namun, ketika menemukan pita berwarna atau bukaan pintu, sebaiknya diperiksa melalui pita tersebut.
Bisakah penggaris digunakan untuk mengukur kemiringan
Penggaris horizontal umumnya digunakan untuk mengukur vertikalitas dan kerataan, namun pada kenyataannya penggaris juga dapat digunakan untuk mengukur kemiringan. Cara mengukur kemiringan dengan penggaris adalah:
1. Gunakan penggaris dengan panjang yang sesuai dengan kebutuhan permukaan pemeriksaan.
2. Saat pengujian, letakkan gelembung horizontal pada penggaris menghadap ke atas pada permukaan yang diuji, dan temukan ujung kemiringan terendah sebelum mengangkatnya secara perlahan.
3. Pada saat yang sama, sambil memeriksa apakah gelembung horizontal berada di tengah, masukkan alat pengukur berbentuk baji hingga gelembung mencapai tengah. Kedalaman penyisipan yang tercermin pada skala alat ukur adalah tingkat atau kemiringan permukaan deteksi.






