Akankah saluran tegangan tinggi menyebabkan bahaya radiasi elektromagnetik
1. Tidak ada radiasi elektromagnetik, hanya induksi elektromagnetik
Seperti halnya gardu induk, dampak sebenarnya dari saluran transmisi tegangan tinggi pada area sekitarnya terutama disebabkan oleh efek induksi elektromagnetik, bukan radiasi elektromagnetik.
Sebab, meskipun tegangan pada saluran transmisi tegangan tinggi sangat tinggi, namun frekuensi energi listrik yang ditransmisikan tetap 50 hertz, sehingga yang terjadi hanya fenomena induksi elektromagnetik, bukan radiasi elektromagnetik.
2. Jangan perlakukan "korona" sebagai radiasi elektromagnetik!
Percikan api yang dihasilkan oleh saluran transmisi secara profesional disebut corona. Pelepasan corona merupakan fenomena pelepasan muatan listrik yang terjadi akibat tingginya intensitas medan listrik pada permukaan saluran transmisi sehingga menimbulkan ionisasi udara. Kekuatan disosiasi molekul udara umumnya 20-30 kV/cm. Ketika kuat medan listrik permukaan saluran transmisi melebihi nilai tersebut, maka akan terdengar suara desisan dari saluran, tercium bau ozon, dan pada malam hari terlihat fluoresensi biru ungu di sekitar kabel, yaitu corona. memulangkan.
Korona pada saluran listrik dapat menimbulkan rugi-rugi korona, medan elektromagnetik frekuensi daya (transmisi AC), efek medan listrik DC (transmisi DC), interferensi radio (arus pulsa frekuensi tinggi), dan kebisingan yang terdengar, namun tidak menimbulkan radiasi frekuensi tinggi. dan tidak menimbulkan ancaman bagi kesehatan manusia.
3. Yang perlu diperhatikan pada saluran transmisi tegangan tinggi adalah keselamatan
Tegangan pelepasan udara dalam kondisi atmosfer standar adalah sekitar 30kV/cm, yang berarti jarak pelepasan teoritis 330kV adalah 11cm. Mengingat kondisi sebenarnya (kondisi cuaca, lokasi geografis, dll.), jarak pelepasan sebenarnya mungkin jauh lebih kecil dari nilai ini. Dari sini terlihat bahwa jarak pelepasan saluran transmisi 330kV sangat kecil, dan jarak amannya dapat dibayangkan tidak terlalu jauh. Saat ini, jarak insulasi yang tersisa saat pemasangan saluran jauh melebihi jarak aman standar di atas.
