+86-18822802390

Apa kegunaan praktis multimeter untuk mengukur hambatan?

Jul 17, 2024

Apa kegunaan praktis multimeter untuk mengukur hambatan?

 

1. Jenis koil: Dua probe, mengukur kedua ujung koil, digunakan untuk menentukan apakah koil terputus. Bel akan berbunyi jika bersifat konduktif, namun tidak akan berbunyi jika tidak konduktif.


Dua probe dihubungkan ke salah satu ujung kumparan, dan probe lainnya dilepaskan dari kabel ground. Ukur resistansi kumparan terhadap ground dan tentukan apakah lapisan isolasi kumparan terbakar.


3 jenis kontak, seperti kontak utama dan kontak bantu kontaktor dan relai perantara. Tempatkan probe di kedua ujungnya, ukur apakah kontaknya baik, dan tentukan apakah kontaktor harus diganti.


4 dioda/transistor. Mengukur resistansinya, dioda memiliki konduktivitas searah, yang dapat menentukan terminal positif dan negatif dioda, serta kualitasnya dan apakah sudah dipecah terbalik.


Kisaran resistansi multimeter juga berfungsi untuk mengukur tegangan dioda yang menghantarkan arus. Pilih gigi resistansi dan alihkan untuk mengukur tegangan konduksi dioda. Transistor silikon adalah {{0}}.7V dan transistor germanium adalah 0.3V. Untuk mengetahui kualitas dioda baik atau buruk.


Saat menggunakan multimeter untuk mengukur resistansi, mesin tidak boleh diisi dayanya. Hanya ketika listrik padam barulah resistansi dapat diukur.


Di atas hanyalah kegunaan dan fungsi blok resistor multimeter.


Opsi lain yang umum digunakan adalah mode voltase.
Dengan menggunakan rentang voltase multimeter, letakkan satu probe di lokasi pengukuran yang diinginkan dan probe lainnya pada titik referensi, biasanya kabel ground atau casing logam, untuk mengukur apakah voltase memenuhi persyaratan desain kami. Tegangan antara kabel hidup dan kabel ground adalah 220V, dan tegangan antara kabel hidup dan kabel netral juga 220V. Tegangan antara kabel hidup adalah 380V. Terpenuhinya ketiga angka tersebut menandakan saluran masuk normal.


Rentang ohm pada multimeter adalah rentang yang paling sering digunakan

Saat kita memperbaiki atau memeriksa rangkaian atau komponen, biasanya kita menggunakan rentang ohm. Ringkasnya, fungsi atau kegunaan yang umum digunakan antara lain sebagai berikut:
1. Ukur kontinuitas rangkaian, misalnya mengukur kumparan motor. Dalam hal ini, banyak juga yang menggunakan mode buzzer untuk pengukuran


2. Ukur nilai resistansi berbagai rangkaian dan komponen untuk menghitung daya dan parameter lainnya. Misalnya, tungku listrik kita dapat menghitung daya pemanasannya berdasarkan resistansi yang diukur.


3. Digunakan untuk menilai kualitas komponen, misalnya jika sebuah chip atau komponen memiliki resistansi normal 100 ohm antara dua pin, tetapi sebenarnya 1K atau tidak terbatas, maka itu pasti komponen yang rusak. Juga, misalnya, sebuah termistor, mengukur resistansi di kedua ujungnya tanpa mengubah suhu, maka termistor ini pasti rusak.


4. Ukur nilai resistansi sebenarnya dari resistor pada rangkaian. Beberapa resistor cincin warna tidak dapat dilihat dengan jelas, dan ada juga verifikasi nilai resistansi sebenarnya dari resistor cincin warna tersebut!

 

Professional multimter -

Kirim permintaan