Ada beberapa prinsip dalam memilih multimeter

Aug 17, 2024

Tinggalkan pesan

Ada beberapa prinsip dalam memilih multimeter

 

1. Fungsi
Selain lima fungsi mengukur tegangan AC dan DC, arus AC dan DC, hambatan, dll, multimeter digital juga memiliki fungsi seperti penghitungan digital, pengecekan mandiri, retensi pembacaan, pembacaan kesalahan, deteksi dioda, pemilihan panjang kata, Antarmuka IEEE-488 atau antarmuka RS-232. Saat menggunakannya, itu harus dipilih sesuai dengan kebutuhan spesifik.


2. Rentang dan rentang pengukuran
Multimeter digital memiliki banyak rentang, namun rentang dasarnya memiliki akurasi tertinggi. Banyak multimeter digital memiliki fungsi penyesuaian rentang otomatis, yang menghilangkan kebutuhan penyesuaian rentang manual, menjadikan pengukuran nyaman, aman, dan cepat. Banyak juga multimeter digital yang mempunyai kemampuan over range. Ketika nilai terukur melebihi rentang tetapi belum mencapai tampilan maksimum, rentang tidak perlu diubah, sehingga meningkatkan akurasi dan resolusi.


3. Akurasi
Kesalahan maksimum yang diperbolehkan pada multimeter digital tidak hanya bergantung pada kesalahan suku variabelnya, tetapi juga kesalahan suku tetapnya. Saat membuat pilihan, penting juga untuk mempertimbangkan seberapa besar kesalahan stabil dan kesalahan linier yang diperlukan, dan apakah resolusinya memenuhi persyaratan. Untuk multimeter digital umum yang memerlukan level {{0}}.00{{10}}5 hingga 00,002, setidaknya 61 digit harus ditampilkan; Level 0,005 hingga 0,01, dengan setidaknya 51 digit ditampilkan; Level 0,02 hingga 0,05, dengan setidaknya 41 digit ditampilkan; Di bawah level 0,1, setidaknya harus ada 31 digit yang ditampilkan.


4. Resistansi masukan dan arus nol
Resistansi masukan yang rendah dan arus nol yang tinggi pada multimeter digital dapat menyebabkan kesalahan pengukuran. Kuncinya adalah menentukan nilai batas yang diperbolehkan oleh alat pengukur, yaitu resistansi internal sumber sinyal. Ketika impedansi sumber sinyal tinggi, instrumen dengan impedansi masukan tinggi dan arus nol rendah harus dipilih sehingga dampaknya dapat diabaikan.


5. Rasio penolakan mode seri dan rasio penolakan mode umum
Dengan adanya berbagai interferensi seperti medan listrik, medan magnet, dan kebisingan frekuensi tinggi, atau saat melakukan pengukuran jarak jauh, sinyal interferensi mudah tercampur sehingga menyebabkan pembacaan yang tidak akurat. Oleh karena itu, instrumen dengan rasio penolakan serial dan mode umum yang tinggi harus dipilih sesuai dengan lingkungan penggunaan. Khusus untuk pengukuran presisi tinggi, multimeter digital dengan terminal pelindung G harus dipilih untuk secara efektif menekan interferensi mode umum.


6. Format tampilan dan catu daya
Format tampilan multimeter digital tidak terbatas pada angka, tetapi juga dapat menampilkan grafik, teks, dan simbol untuk memudahkan observasi, pengoperasian, dan pengelolaan di lokasi. Menurut dimensi eksternal perangkat layarnya, perangkat ini dapat dibagi menjadi empat kategori: kecil, sedang, besar, dan super besar.
Catu daya multimeter digital umumnya 220V, sedangkan beberapa multimeter digital jenis baru memiliki rentang daya yang luas, bisa antara 1100V dan 240V. Beberapa multimeter digital kecil dapat digunakan dengan baterai, sementara yang lain dapat dalam tiga bentuk: daya AC, baterai nikel kadmium internal, atau baterai eksternal.

 

4 Multimter 1000V -

Kirim permintaan