Kelebihan dan Kegunaan Clamp Meter
Kebanyakan meter penjepit memiliki fungsi pengujian diagnostik kelistrikan lini pertama dari multimeter digital (DMM) dan juga dapat dihubungkan ke sirkuit untuk mengukur tegangan, arus, frekuensi, kapasitansi, suhu, dan resistansi menggunakan kabel uji (serta menguji secara terus menerus sirkuit untuk melihat apakah ada kesalahan atau komponen yang hilang). Ia juga dilengkapi dengan satu set tang tipe pegas khusus dengan berbagai ukuran, yang dapat dijepit di sekitar kabel atau busbar untuk pengukuran arus non-invasif.
Pengukur penjepit biasanya mengukur arus AC dan DC umum. Meteran penjepit untuk mengukur daya AC terutama digunakan untuk keperluan umum, sedangkan meteran penjepit untuk mengukur daya DC terutama digunakan untuk mengukur motor konversi AC/DC industri, mengukur catu daya DC baterai, mengukur catu daya DC yang digunakan dalam sistem kendaraan listrik, dan mengukur sel DC susunan surya. Meskipun multimeter dapat memperoleh pembacaan ampere kontak hingga 10A menggunakan kabel uji, meteran penjepit dapat memberikan pembacaan arus yang lebih aman dan tidak merusak dalam kisaran hingga 3000A.
Beberapa meteran penjepit adalah ammeter murni serba guna yang menukar fungsi lain dengan rahang yang lebih kecil, pembacaan resolusi lebih tinggi, sensitivitas lebih tinggi, dan desain saku keseluruhan yang ringkas. Jam tangan penjepit lainnya juga memiliki cincin fleksibel "penjepit fleksibel" untuk menggantikan rahang. Cincin yang panjang dan fleksibel dapat dililitkan secara manual pada kabel yang padat di dalam kabinet, yang mungkin sulit diakses menggunakan tang kaku.
Ada juga beberapa jam tangan penjepit berkualitas tinggi yang dapat memberikan akurasi lebih baik untuk pekerjaan yang lebih menantang. Penjepit "nilai efektif setara sebenarnya" (root mean square) dapat mengukur nilai efektif DC setara yang lebih akurat ketika bentuk gelombang arus sinusoidal atau non sinusoidal. Ketika kabel dibundel menjadi satu, kopling arus yang diinduksi di antara kabel dapat menyebabkan tegangan menyimpang (atau "berbayang"), sehingga menghasilkan pembacaan yang tidak akurat. Menggunakan mode "LoZ" dapat menghilangkan kesalahan. Jika penggerak frekuensi variabel (VFD) digunakan di lokasi industri, mode penyaringan low-pass "Lo Pass" dapat digunakan untuk meningkatkan akurasi pengukuran. Beberapa model jam tangan penjepit juga menggunakan termometer inframerah non-kontak penunjuk bawaan untuk mengukur suhu (pistol suhu titik). Beberapa juga menggunakan input termokopel ganda untuk menghitung perbedaan suhu (Δ - T), yang penting untuk pekerjaan teknik HVAC/pendinginan.
Jam tangan penjepit canggih dengan Bluetooth atau METERLiNK bahkan dapat melakukan streaming pembacaan ke perangkat seluler melalui aplikasi tampilan jarak jauh untuk pemantauan jarak jauh yang lebih aman.
Skenario penerapan jam tangan penjepit
Pertama, periksa kategori tegangan lebih nominal (CAT) dari meteran penjepit untuk melihat di mana ia dapat digunakan. Instrumen CAT II dapat digunakan untuk perangkat dan peralatan plug-in, sedangkan instrumen CAT III dapat digunakan untuk perkabelan tetap di dalam gedung. Kategori paling stabil, CAT IV, digunakan untuk panel servis dan kabel luar ruangan bertegangan rendah di perusahaan utilitas. Demi alasan keselamatan, potensi tuntutan pekerjaan harus selalu dipertimbangkan dan peringkat nominal CAT terbaik harus dipilih. Pengukur penjepit dapat mengukur beban arus pada kabel dan peralatan sirkuit, termasuk motor, pompa, penerangan, sensor, dan sakelar. Dari kotak perkakas DIY hingga gerobak perkakas pemeliharaan industri, semuanya dapat dilihat di mana-mana.
