Tindakan pencegahan dalam menggunakan pengukur oksigen terlarut dan perawatan elektroda

Jul 03, 2024

Tinggalkan pesan

Tindakan pencegahan dalam menggunakan pengukur oksigen terlarut dan perawatan elektroda

 

1. Hubungkan pengatur tegangan dan baterai sebelum menggunakan instrumen.


2. Bila instrumen yang baru dibeli tidak digunakan dalam waktu lama, elektrolit harus ditambahkan ke elektroda (jika tidak, nilai oksigen terlarut tidak dapat diukur).


3. Tarik selubung elektroda ke belakang dan masukkan elektroda oksigen, pastikan steker berada dalam kontak yang baik dengan soket (dengan sekali klik), dan polarisasi selama 5 menit.


4. Kalibrasi nol oksigen: Tempatkan elektroda dalam larutan natrium sulfit 5%, dan semakin dekat nilai yang ditampilkan ke nol, semakin baik. Kalibrasi udara penuh: menampilkan nilai oksigen terlarut jenuh yang sesuai pada suhu saat ini. Jika terdapat perbedaan yang signifikan maka kalibrasi nol oksigen dan skala penuh dapat diulang.


5. Instrumen perlu dikalibrasi secara teratur dan diganti dengan elektrolit dan membran untuk memastikan keakuratan pengukuran. Jika instrumen sering digunakan, disarankan untuk mengkalibrasinya setiap 10 hari. Saat memasang film, perlu untuk memastikan kontak penuh antara film dan permukaan emas, jika tidak maka film tersebut tidak dapat dihilangkan dalam kondisi oksigen nol, atau nilainya mungkin tidak akurat atau tidak stabil selama proses pengukuran.


6. Elektroda oksigen terlarut digunakan dalam jangka waktu lama, terutama setelah pengukuran limbah secara terus menerus. Elektroda perak di dalam elektroda akan berubah menjadi hitam dan teroksidasi. Pada saat ini, perlu mengganti elektrolit dan film secara teratur, serta membersihkan permukaan elektroda perak dan permukaan emas. Jika semua indikator tidak ideal, pertimbangkan untuk membeli elektroda baru.


7. Elektroda oksigen terlarut dapat disimpan dalam air suling bila tidak digunakan. Jika instrumen tidak digunakan dalam waktu lama, baterai harus dilepas.


8. Selama pengambilan sampel dan pengukuran, elektroda harus bergerak relatif terhadap larutan dan tidak boleh diam (diaduk perlahan).


Penggunaan dan Pemeliharaan Elektroda Hash Dissolved Oxygen Analyzer
1. Elektroda pengukur oksigen terlarut harus dibersihkan setiap 1-2 minggu sekali. Jika terdapat polutan pada membran dapat menyebabkan kesalahan pengukuran. Berhati-hatilah agar tidak merusak diafragma selama pembersihan. Bilas elektroda pengukur oksigen terlarut dengan air bersih. Jika kotoran tidak dapat dihilangkan, bersihkan dengan hati-hati menggunakan kain lembut atau kain katun.


2. Titik nol dan kisaran elektroda meteran oksigen terlarut harus dikalibrasi ulang dari bulan Februari hingga Maret.


3. Regenerasi elektroda penganalisis oksigen terlarut dilakukan kurang lebih setahun sekali. Jika rentang pengukuran tidak dapat disesuaikan, elektroda oksigen terlarut perlu diregenerasi. Regenerasi elektroda meliputi penggantian elektrolit internal, penggantian membran, dan pembersihan elektroda perak. Jika terlihat oksidasi pada elektroda perak, maka dapat dipoles dengan amplas halus.


4. Jika elektroda penganalisis oksigen terlarut bocor saat digunakan, elektrolit harus diganti.

 

2 Dissolved Oxygen Meter

 

Kirim permintaan