+86-18822802390

Penggunaan dan Pemeliharaan Mikroskop Optik

Oct 12, 2024

Penggunaan dan Pemeliharaan Mikroskop Optik

 

1. Perawatan dan pemeliharaan harian
(1) Lensa optik tahan lembab rentan terhadap jamur dan kabut. Bagian mekanis rentan berkarat jika terkena kelembapan. 1-2 kantong gel silikon harus ditempatkan di dalam kotak mikroskop sebagai pengering.


(2) Debu yang jatuh ke permukaan komponen optik tahan debu tidak hanya mempengaruhi aliran cahaya, tetapi juga menimbulkan noda besar setelah diperkuat oleh sistem optik, yang mempengaruhi observasi. Partikel debu dan pasir yang jatuh ke bagian mekanis juga dapat meningkatkan keausan, menyebabkan hambatan pergerakan dan menimbulkan bahaya yang signifikan. Perhatikan untuk menjaga kebersihan mikroskop.


(3) Mikroskop anti korosi tidak dapat ditempatkan bersamaan dengan bahan kimia korosif. Seperti asam sulfat, asam klorida, basa kuat, dll.


(4) Mencegah pemuaian dan kontraksi termal yang dapat menyebabkan lensa terkelupas dan terlepas. Oleh karena itu, mikroskop biologi sebaiknya ditempatkan di tempat yang kering, sejuk, bebas debu, dan tidak korosif. Setelah digunakan, harus segera dibersihkan dan ditutup dengan penutup anti debu atau dimasukkan ke dalam kotak. Saat mikroskop dalam keadaan diam, tutupi dengan penutup plastik dan simpan di tempat yang kering untuk mencegah debu dan jamur. Simpan lensa objektif dan lensa okuler dalam wadah seperti pengering, dan lindungi dari bahan pengering.


2. Pemeliharaan dan pemeliharaan sistem mekanis. Bagian yang tergelincir: Oleskan gemuk netral, cat, dan bersihkan permukaan plastik secara teratur. Noda membandel dapat dibersihkan dengan bahan pembersih yang lembut, dan disarankan menggunakan kain silikon. Bagian plastik: Celupkan kain lembut ke dalam air untuk membersihkannya. Perhatian: Jangan gunakan pelarut organik (seperti alkohol, pengencer, dll.). Karena dapat menimbulkan korosi pada mesin dan cat sehingga menimbulkan kerusakan.


3. Pemeliharaan sistem optik melibatkan pembersihan lensa. Setelah digunakan, usap perlahan lensa okuler dan lensa objektif menggunakan kain sutra yang bersih dan lembut. Lampu sorot dan reflektor hanya perlu dibersihkan. Jika terdapat noda membandel, Anda dapat menggunakan kapas pembersih serat panjang atau kain katun halus bersih yang dicelupkan ke dalam sedikit formaldehida atau larutan pembersih lensa untuk menyekanya, lalu keringkan dengan kain sutra yang bersih dan lembut atau keringkan dengan pengering rambut.


Perhatian: Larutan pembersih tidak boleh menembus bagian dalam lensa objektif, jika tidak maka dapat merusak lensa objektif. Alkohol murni dan xilena mudah terbakar, jadi berhati-hatilah agar cairan ini tidak tersulut saat menghidupkan atau mematikan sakelar daya. Cara mengatasi jamur dan kabut pada lensa objektif dan lensa okuler adalah dengan menyiapkan 30% etanol anhidrat+70%. Pisahkan lensa yang berbeda dan tempatkan secara terpisah dalam wadah pengering. Gunakan benda yang relatif lembut seperti kapas, kain kasa, dan sikat lembut untuk menyeka lensa minyak, yang kemudian harus dibersihkan. Khusus untuk kaca spion oli 100X, jika tidak ditangani dengan baik, panel depan rawan terendam oli atau lem retak. Lensa mata bisa dilepas dan dibersihkan sendiri. Berhati-hatilah untuk tidak memasang lensa okuler 16X secara terbalik, karena permukaan cekung pada panel depan berada di atas. Jangan melepas lensa objektif begitu saja. Perhatian: Saat membersihkan lensa, jangan menggunakan tenaga berlebihan untuk mencegah kerusakan pada lapisan pelapis. Umumnya disarankan untuk melakukan pemeliharaan terpusat setiap 2 bulan sekali. Jika terdapat beberapa mikroskop, setiap lensa harus diberi label untuk menghindari ketidaksesuaian.

 

4 Microscope

Kirim permintaan