Metode pengukuran gangguan rangkaian dengan multimeter menggunakan tester listrik

Jul 20, 2024

Tinggalkan pesan

Metode pengukuran gangguan rangkaian dengan multimeter menggunakan tester listrik

 

Kerusakan pada sirkuit penerangan sering kali terjadi dalam pekerjaan nyata, dan kesalahan tersembunyi tidak dapat dilihat dengan mata. Di bawah ini, kami akan memperkenalkan penggunaan penguji tegangan dan multimeter untuk mengukur gangguan rangkaian.


1. Ukur tegangan kabel fasa dan netral pada rangkaian dengan penguji tegangan untuk melihat apakah normal. Jika tabung neon pada kabel fasa menyala dan kabel netral tidak menyala maka dianggap normal. Jelaskan bahwa kesalahan terjadi pada sirkuit dalam ruangan dan beberapa peralatan listrik. Sebaiknya dilakukan satu per satu untuk mengecek apakah stopkontak, bola lampu, lemari es, AC, pemanas air, dll dalam keadaan normal.


2. Garis fasa dan garis netral keduanya menyala ketika diukur dengan penguji tegangan. Gangguan terjadi pada garis nol rangkaian. Penting untuk mencari titik putus kabel netral, apakah sambungan kabel netral memiliki kontak yang buruk, dan lokasi titik putus yang tepat.


3. Garis fasa dan garis netral tidak menyala bila diukur dengan tester tegangan. Gangguan terjadi pada saluran fasa rangkaian. Titik sirkuit terbuka dan kontak saluran fasa yang buruk harus dicari.


4. Saat sakelar pisau dalam posisi tertutup, sekringnya meleleh. Jika terjadi hubungan pendek antara saluran fasa dan saluran netral, maka harus dicari titik hubungan pendek dan bagian peralatan listrik yang terbakar.


5. Bila kecerahan tabung neon lebih gelap dari biasanya menggunakan penguji tegangan, kabel netral normal. Gangguan terjadi pada saluran fasa sehingga menimbulkan sebab-sebab seperti berkurangnya isolasi kawat, pecahnya kulit luar kawat, kebocoran listrik, mengakibatkan jatuh tegangan dan ketidakmampuan peralatan rumah tangga untuk beroperasi secara normal.


6. Ukur dengan penguji tegangan apakah kabel fasa dan netral tidak menyala. Pertama, periksa apakah sakelar, pemutus arus, dan sekring pada rangkaian berfungsi dengan baik dan dalam posisi aktif.


7. Jika itu adalah kabel tersembunyi di dalam ruangan, kabel tersembunyi tersebut putus dan tidak dapat diganti, dan juga tidak mungkin untuk memecahkan dinding untuk memeriksa kabelnya, maka harus disambungkan ke titik listrik terdekat di dalam ruangan dengan kabel terbuka, sehingga daya dapat dibalik dari soket ke sirkuit, dan situasi gangguan dapat ditemukan untuk mempersempit rentang gangguan.


8. Dilarang keras mencampur kabel tembaga dan aluminium. Oksidasi kontak yang berkepanjangan dan putusnya kabel dapat membahayakan keselamatan pribadi pejalan kaki.


9. Jika sakelar penerangan atau pelindung kebocoran tidak dapat ditutup, lepaskan terlebih dahulu garis beban dan uji sakelar atau pelindung kebocoran. Jika normal, periksa bebannya. Gunakan multimeter untuk mengukur resistansi (bila normal) dan tegangan tidak boleh nol. Tegangan yang diukur harus 220V. Jika tidak, jika terjadi korsleting pada beban, ganti atau perbaiki kabel atau lampu tepat waktu.

 

multimeter auto range

Kirim permintaan