Prinsip Mengukur, Jenis, dan Mengkalibrasi Meter Penerangan
Prinsip pengukuran meteran iluminasi:
Sel fotovoltaik adalah komponen fotolistrik yang secara langsung mengubah energi cahaya menjadi energi listrik. Ketika cahaya mengenai permukaan sel surya selenium, cahaya yang datang melewati film tipis logam (4) dan mencapai antarmuka antara lapisan semikonduktor selenium 2 dan film tipis logam (4), menghasilkan efek fotolistrik pada antarmuka. Besarnya beda potensial yang dihasilkan sebanding dengan iluminasi pada permukaan sel fotovoltaik yang menerima cahaya. Pada titik ini, jika rangkaian eksternal dihubungkan, arus akan mengalir, dan nilai arus akan ditunjukkan pada meteran mikroampere dengan skala lux (Lx). Besarnya arus foto bergantung pada kekuatan cahaya datang dan hambatan pada rangkaian. Pengukur iluminasi memiliki perangkat pemindah gigi, sehingga dapat mengukur iluminasi tinggi dan rendah. Jenis pengukur iluminasi: 1. Pengukur iluminasi visual: tidak nyaman digunakan, akurasi rendah, jarang digunakan 2. Pengukur iluminasi optoelektronik: pengukur iluminasi sel surya selenium dan pengukur iluminasi sel surya silikon yang umum digunakan
Jenis meteran iluminasi:
1. Visual lux meter: tidak nyaman digunakan, akurasi rendah, jarang digunakan
2. Pengukur lux optoelektronik: pengukur lux sel fotovoltaik selenium dan pengukur lux sel fotovoltaik silikon yang umum digunakan
Komposisi dan persyaratan penggunaan pengukur penerangan sel fotovoltaik:
1. Komposisi: mikroampere meter, kenop shift, penyesuaian nol, blok terminal, sel fotovoltaik, filter koreksi V (λ), dll.
Pengukur penerangan sel fotovoltaik selenium (Se) atau silikon (Si) yang umum digunakan, juga dikenal sebagai lux meter
2. Persyaratan penggunaan:
① Sel fotovoltaik selenium (Se) atau silikon (Si) dengan linearitas yang baik harus digunakan untuk aplikasi fotovoltaik; Pekerjaan jangka panjang masih dapat menjaga stabilitas yang baik dan sensitivitas yang tinggi; Saat menggunakan E tinggi, pilih sel fotovoltaik dengan resistansi internal tinggi, sensitivitas rendah dan linearitas baik, serta tidak mudah rusak oleh iradiasi cahaya yang kuat.
② Dilengkapi dengan filter koreksi V (λ), cocok untuk penerangan dengan sumber cahaya suhu warna berbeda, dengan kesalahan kecil
③ Alasan penambahan kompensator sudut kosinus (kaca putih susu atau plastik putih) di depan sel fotovoltaik adalah jika sudut datangnya besar, sel fotovoltaik menyimpang dari aturan kosinus
④ Pengukur penerangan harus beroperasi pada atau mendekati suhu kamar (pergerakan sel fotovoltaik berubah seiring suhu)
Kalibrasi meteran iluminasi:
Prinsip kalibrasi:
Terangi sel fotovoltaik secara vertikal dengan Ls → E=I/r2, dan ubah r untuk mendapatkan nilai arus foto pada pencahayaan berbeda. Ubah skala saat ini menjadi skala pencahayaan berdasarkan korespondensi antara E dan i.
Metode kalibrasi:
Dengan menggunakan lampu standar intensitas cahaya, pada perkiraan jarak kerja sumber cahaya titik, ubah jarak l antara sel fotovoltaik dan lampu standar, catat pembacaan ammeter pada setiap jarak, dan hitung iluminasi E menggunakan jarak terbalik hukum kuadrat E=I/r2. Dari sini, serangkaian nilai arus foto iluminasi i yang berbeda dapat diperoleh, dan kurva variasi arus foto i dan iluminasi E dapat dibuat, yang merupakan kurva kalibrasi meter iluminasi. Kurva kalibrasi meteran penerangan dapat dibagi dengan putaran meteran penerangan, yang merupakan kurva kalibrasi meteran penerangan
Faktor-faktor yang mempengaruhi kurva kalibrasi:
Saat mengganti sel fotovoltaik dan amperemeter, diperlukan kalibrasi ulang; Setelah menggunakan pengukur iluminasi selama jangka waktu tertentu, pengukur iluminasi harus dikalibrasi ulang (biasanya 1-2 kali setahun); Pengukur pencahayaan presisi tinggi dapat dikalibrasi menggunakan lampu intensitas cahaya standar; Memperluas jangkauan tetap meteran iluminasi dapat mengubah jarak r, dan lampu standar yang berbeda juga dapat digunakan untuk memilih ammeter rentang kecil.
