Bagaimana cara merawat mikroskop Leica?

Jul 06, 2024

Tinggalkan pesan

Bagaimana cara merawat mikroskop Leica?

 

Mikroskop Leica memiliki banyak teknologi dan kelas dunia. Sebagai pionir dan pionir di bidang mikrosistem, Leica Optical Systems telah memenangkan banyak penghargaan. Sebagai produk sistem mikro, Leica selalu menguasai pasar universitas, lembaga penelitian, lembaga penelitian, perusahaan besar, perusahaan multinasional, dll., melayani bidang-bidang seperti baja, metalurgi, permesinan, dirgantara, mobil, kapal, instrumen, dan meteran. , listrik, geologi, minyak bumi, petrokimia, keramik, rumah sakit, ilmu hayati, dll. Leica telah memenangkan banyak pengguna setia dengan kinerja produk dan layanan purna jual yang komprehensif.


Mikroskop Leica, sebagai produk sistem mikroskopis, menjaga kebersihan komponen optik sangat penting untuk memastikan kinerja optik yang baik. Pengguna juga harus membersihkan dan merawat instrumen secara teratur.


Penggunaan penutup debu merupakan faktor penting untuk memastikan mikroskop berada dalam kondisi mekanik dan fisik yang baik. Jika terdapat noda pada kulit terluar mikroskop, dapat dibersihkan dengan etanol atau air sabun (tidak ada pelarut organik lain yang digunakan untuk membersihkan), namun jangan biarkan larutan pembersih tersebut meresap ke dalam mikroskop sehingga menyebabkan korsleting. sirkuit atau pembakaran komponen elektronik di dalam mikroskop.


Jaga agar tempat penggunaan mikroskop tetap kering. Meskipun setiap mikroskop seri Leica mengadopsi proses perawatan anti jamur khusus, jika mikroskop bekerja di lingkungan dengan kelembapan tinggi dalam waktu lama, kemungkinan timbulnya jamur masih mudah meningkat. Oleh karena itu, jika mikroskop harus bekerja di lingkungan dengan kelembapan tinggi, disarankan untuk menggunakan dehumidifier.


Pembersihan dan pemeliharaan mikroskop Leica:
1. Jika terdapat debu dan kotoran pada permukaan optik dan instrumen, debu tersebut harus ditiup dengan balon atau kotoran tersebut harus dihilangkan dengan sikat lembut sebelum menyeka permukaan.


2. Permukaan optik harus dibersihkan dengan kain katun bebas serat, kertas lensa, atau kapas yang direndam dalam larutan pembersih lensa khusus.


3. Hindari penggunaan pelarut terlalu banyak. Kertas penyeka cermin atau kapas harus dibasahi dengan pelarut secukupnya, namun jangan sampai terlalu banyak pelarut menembus lensa objektif sehingga menyebabkan penurunan kejernihan dan kerusakan pada lensa objektif.


4. Pada mikroskop, permukaan lensa objektif paling rentan terhadap debu, kotoran, dan minyak. Apabila ditemukan kontras, kejernihan, dan kabut, maka perlu dilakukan pemeriksaan cermat terhadap kondisi lensa okuler dan lensa di depan lensa objektif dengan kaca pembesar.


5. Jika mikroskop tidak digunakan, sebaiknya ditutup dengan penutup debu yang disediakan oleh instrumen.
 

4Electronic Video Microscope -

 

Kirim permintaan