Bagaimana cara memastikan keandalan catu daya LED
1. Beberapa bentuk indikator yang menggambarkan pengaruh tegangan masukan terhadap tegangan keluaran
(1) Koefisien stabilisasi tegangan
① Koefisien stabilisasi tegangan absolut K
Ketika beban tetap konstan, rasio tegangan keluaran DC berubah △ Uo dari catu daya yang diatur dengan tegangan jaringan masukan berubah △ Ui, yaitu K=△ Uo/△ Ui.
② Koefisien stabilisasi tegangan relatif S
Ketika beban tetap konstan, rasio perubahan relatif △ Uo/Uo dari tegangan DC keluaran Uo regulator terhadap perubahan relatif △ Ui/Ui dari tegangan jaringan masukan Ui dinotasikan sebagai S=△ Uo /Uo/△ Ui/Ui.
(2) Tingkat penyesuaian jaringan
Ketika tegangan jaringan masukan berubah sebesar+/-10% dari nilai pengenal, perubahan relatif pada tegangan keluaran catu daya yang diatur terkadang dinyatakan dalam nilai absolut.
(3) Stabilitas tegangan
Stabilitas tegangan pengatur tegangan didefinisikan sebagai perubahan relatif pada tegangan keluaran △ Uo/Uo (persentase) yang disebabkan oleh variasi tegangan masukan dalam rentang yang ditentukan sambil mempertahankan arus beban pada nilai berapa pun dalam rentang pengenal.
2. Beberapa bentuk indikator pengaruh beban terhadap tegangan keluaran
(1) Tingkat pengaturan beban (juga dikenal sebagai tingkat pengaturan saat ini)
Perubahan relatif maksimum pada tegangan keluaran ketika arus beban berubah dari nol ke nilai maksimumnya pada tegangan jaringan pengenal, biasanya dinyatakan dalam persentase dan terkadang sebagai perubahan absolut.
(2) Resistansi keluaran (juga dikenal sebagai resistansi internal setara atau resistansi internal)
Pada tegangan jaringan terukur, jika tegangan keluaran berubah △ Uo karena variasi arus beban △ IL, resistansi keluarannya adalah Ro=| △ Uo/△ IL|Ω.
3. Beberapa bentuk indikator tegangan riak
(1) Tegangan Riak Maksimum
Nilai absolut riak tegangan keluaran (termasuk kebisingan) pada tegangan keluaran pengenal dan arus beban biasanya dinyatakan sebagai nilai puncak atau nilai efektif.
(2) Faktor riak Y (%)
Pada arus beban terukur, rasio nilai efektif Urms tegangan riak keluaran terhadap tegangan DC keluaran Uo adalah Y=Umrs/Uox100%.
(3) Rasio penekanan tegangan riak
Pada frekuensi riak yang ditentukan (misalnya 50HZ), rasio tegangan riak Ui~ pada tegangan masukan dengan tegangan riak Uo~ pada tegangan keluaran, yaitu rasio penekanan tegangan riak=Ui~/Uo ~.
