8 langkah menggunakan mikroskop
1. Selama percobaan, mikroskop harus diletakkan di atas meja, dengan dudukan cermin sekitar 6-7cm dari tepi meja, dan sakelar sumber cahaya bawah harus dihidupkan.
2. Putar konverter untuk menyelaraskan lensa pembesaran rendah dengan lubang lampu di panggung. Kemudian tataplah lensa okuler dengan kedua mata, sesuaikan intensitas sumber cahaya, naikkan lampu sorot, sesuaikan bukaan pelangi hingga maksimal, dan pantulkan cahaya ke cermin. Pada titik ini, bidang pandang tampak cerah.
3. Letakkan benda yang akan diamati di atas panggung, sehingga bagian yang diamati terletak di tengah-tengah lubang cahaya.
4. Pertama, amati dengan lensa perbesaran rendah (lensa objektif 10x, lensa okuler 10x). Sebelum observasi, putar sekrup fokus kasar untuk menaikkan posisi dan secara bertahap mendekatkan lensa objektif ke potongan. Harap dicatat bahwa lensa objektif tidak boleh menyentuh kaca objek untuk mencegahnya menghancurkan kaca objek. Dan putar spiral fokus kasar untuk menurunkan tingkat secara perlahan, dan segera Anda dapat melihat gambar materi yang diperbesar di slide.
Apabila bayangan benda yang dilihat pada lapang pandang tidak memenuhi syarat percobaan (bayangan benda menyimpang dari lapang pandang), penggaris dapat digerakkan perlahan ke kiri dan ke kanan. Saat bergerak, perlu diperhatikan bahwa arah pergerakan slide justru berlawanan dengan arah gambar objek yang terlihat pada bidang pandang. Jika gambar kurang jelas, Anda dapat mengatur spiral fokus halus hingga gambar terlihat jelas.
6. Jika pengamatan lebih lanjut dilakukan dengan menggunakan lensa objektif berkekuatan tinggi, maka bagian bayangan benda yang perlu diperbesar untuk pengamatan sebaiknya dipindahkan ke tengah bidang pandang sebelum diubah menjadi lensa objektif berkekuatan tinggi ( ketika mengubah lensa objektif berdaya rendah menjadi lensa objektif berdaya tinggi untuk observasi, jangkauan gambar objek dalam bidang pandang akan sangat berkurang). Umumnya mikroskop dengan fungsi normal mempunyai tujuan perbesaran rendah dan perbesaran tinggi yang pada dasarnya terfokus. Saat mengamati secara jelas dengan lensa perbesaran rendah, beralih ke lensa perbesaran tinggi seharusnya membuat gambar objek terlihat, namun gambar objek mungkin tidak terlalu jelas. Hal ini dapat disesuaikan dengan memutar sekrup fokus halus.
7. Setelah mengkonversi ke objektif perbesaran tinggi dan melihat objek gambar dengan jelas, aperture atau kondensor dapat diatur sesuai kebutuhan agar cahaya memenuhi persyaratan. Saat beralih dari objektif perbesaran rendah ke objektif perbesaran tinggi untuk observasi, bidang pandang akan sedikit menjadi gelap, sehingga perlu dilakukan penyesuaian kekuatan cahaya.
Setelah observasi, lensa objektif harus dijauhkan dari lubang cahaya terlebih dahulu, baru kemudian mikroskop harus dipasang kembali. Dan periksa apakah ada bagian yang rusak (terutama perhatikan pengecekan apakah lensa objektif basah, jika basah gunakan kertas lensa untuk menyekanya hingga bersih). Setelah pemeriksaan dan perawatan selesai, dapat dipasang kembali pada tempatnya semula.
